Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman

Definisi pertumbuhan adalah Perkembangan yang maju (progresif) dari suatu organisme. Biasanya dinyatakan sebagai berat kering (seperti butiran), tinggi, panjang, diameter.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dapat diklasifikasikan sebagai genetik (internal) dan lingkungan (eksternal).

A. Faktor Genetik

Faktor genetik yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah:

1. Bidang tanaman – potensi bidang tanaman ditentukan oleh gen dari tanaman. Sebagian besar dari peningkatan hasil tanaman selama bertahun-tahun karena hibrida dan varietas unggul. Karakteristik lain seperti kualitas, ketahanan terhadap penyakit, tahan terhadap kekeringan ditentukan oleh genetik. Jagung hibrida adalah contoh akibat genetika. Rekayasa genetika sekarang menjadi alat penting dalam mengubah potensi tanaman.

rekayasa genetika tanaman

rekayasa genetika tanaman

2. Keragam dan kebutuhan gizi tanaman – Ketika hasil panen potensial meningkat, maka nutrisi tanaman yang diperlukan pun meningkat. Penelitian saat ini dalam Ilmu Tanah dan Departemen Genetika yang bersangkutan dengan mengembangkan jagung hibrida yang menggunakan pupuk nitrogen lebih efisien.

B. Faktor Lingkungan

Faktor Lingkungan adalah semua kondisi eksternal dan pengaruh yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan organisme. Berikut ini adalah dianggap sebagai faktor lingkungan yang paling penting

  • Suhu
  • Kelembaban
  • Energi cahaya
  • Komposisi atmosfer
  • Aerasi tanah dan struktur tanah
  • pH Tanah
  • Faktor biotik
  • Pasokan nutrisi mineral
  • Tidak adanya zat pembatas pertumbuhan

 

Suhu

Ukuran intensitas panas. Pertumbuhan tanaman terjadi dalam kisaran 60 -100 derajat Fahrenheit
Suhu secara langsung mempengaruhi fotosintesis, pernafasan, transpirasi (hilangnya air), dan penyerapan air dan nutrisi. Suhu juga mempengaruhi organisme tanah. Bakteri nitrifikasi dihambat oleh suhu rendah. pH dapat menurunkan di musim panas karena aktivitas mikroorganisme. Suhu Tanah mempengaruhi air dan nutrisi penyerapan.

Kelembaban

Pertumbuhan tanaman dibatasi oleh tingkat rendah dan tinggi kelembaban tanah. Kelembaban dapat diatur dengan drainase dan irigasi, baik kelembaban tanah meningkatkan serapan hara. Jika kelembaban adalah pupuk faktor pembatas tidak digunakan secara efisien.

Kelembaban

Tanaman teh baik tumbuh pada suhu udara dingin

Energi cahaya (radiasi)

Kualitas, intensitas dan durasi cahaya yang penting. Kualitas tidak dapat dikendalikan pada skala lapangan , kelayakan pada tanaman khusus. Intensitas cahaya merupakan faktor penting. Intensitas cahaya fotosintesis jagung dengan daun tegak yang dibiakkan untuk mencegah lebih banyak cahaya.

Cahaya dibutuhkan dalam fotosintesis jagung

Cahaya dibutuhkan dalam fotosintesis jagung

Durasi fotoperiodisme

Perilaku tanaman dalam kaitannya dengan panjang hari, yang terdiri dari:

  • ┬áTanaman hari panjang – bunga hanya jika hari lebih panjang dari periode kritis yang sama yakni 12 jam untuk biji-bijian dan cengkeh
  • Tanaman hari pendek – bunga hanya jika hari lebih pendek daripada kedelai masa kritis.
  • Tak tentu – bunga atas berbagai panjang hari. Tomat, kapas, gandum

Beberapa tanaman gagal bunga di wilayah geografis tertentu. Krisan dapat dibuat untuk mekar dengan mengendalikan penyinaran.

Komposisi atmosfer

Fotosintesis mengubah CO2 menjadi bahan organik. CO2 dikembalikan ke atmosfer oleh respirasi dan dekomposisi. Dalam sebuah ladang jagung atau tingkat CO2 rumah kaca tertutup mungkin menurun dan menjadi faktor pembatas dalam pertumbuhan. Peningkatan CO2 dapat meningkatkan hasil panen respirasi tumbuhan dan hewan, dekomposisi pupuk kandang atau tanaman residu dapat melepaskan CO2. Pertumbuhan tanaman dan kualitas dapat ditingkatkan dengan CO2 tambahan. Seperti pada pertumbuhan yang telah ditunjukkan oleh tanaman tomat, selada, mentimun, tanaman bunga, sayuran, kacang polong, kacang-kacangan, dan kentang.

Aerasi tanah

Tanah dengan kepadatan tinggi mempunyai sistem aerasi yang jelek. Ruang pori ditempati oleh udara dan air sehingga jumlah udara dan air yang berbanding terbalik dengan jumlah oksigen dalam tanah. Pada tanah berdrainase baik, kandungan oksigen tidak mungkin membatasi pertumbuhan tanaman. Tanaman bervariasi dalam sensitivitas mereka untuk oksigen tanah.

pH tanah

pH pengaruh terhadap ketersediaan nutrisi fosfat rendah pada tanah asam. Al merupakan racun bagi tanaman. Contoh penyakit dipengaruhi oleh pH adalah kentang keropeng dikendalikan dengan menjaga pH di bawah 5,5

Faktor biotik

Pemupukan berlebih dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan kerentanan terhadap penyakit. Nematoda puru akar mengurangi penyerapan pupuk sehingga lebih diperlukan.

Nutrisi mineral

Nutrisi tanaman sangat penting , unsur-unsur yang diperlukan untuk tanaman yang lebih tinggi untuk menyelesaikan semua fungsi kehidupan.

Unsur nitrogen di dalam tanah

Unsur nitrogen di dalam tanah

  • Nutrisi non mineral (dari air dan udara) adalah karbon, hidrogen, oksigen.
  • Unsur makro (Makronutrisi / nutrisi utama) adalah nitrogen, fosfor, kalium
  • Nutrisi sekunder adalah kalsium, magnesium, sulfur
  • Unsur mikro (Mikronutrisi) adalah tembaga, mangan, seng, boron, molibdenum, klorin, zat besi, nikel
  • Unsur mineral bermanfaat bagi beberapa tanaman adalah kobalt, vanadium, natrium, silikon, selenium

 

Zat pembatas pertumbuhan

Merupakan zat yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Seperti aluminium, nikel, timah yang terkait dengan pembuangan limbah dari industri, pertambangan, dan lain-lain. Senyawa organik yang dapat membatasi pertumbuhan tanaman adalah fenol dan minyak.

Artikel menarik lainnya:

2 responses on Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *