Sebutkan ciri-ciri tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Berikut di bawah ini adalah yang termasuk ke dalamĀ  ciri-ciri tumbuhan Paku (Pteridophyta) sebagai berikut:

1.Tumbuhan Paku memiliki akar, batang, dan daun sejati yang berklorofil.

2. Tidak berbunga

3. Batang mempunyai pembuluh angkut yang terdiri dari pembuluh tapis (floem) dan pembuluh kayu (xylem)

4. Berkembang biak dengan spora

5. Mengalami pergiliran keturunan

 

Uraian lengkapnya sebagai berikut:

Tumbuhan paku diperkirakan sebagai tanaman Cormophyta tertua. Cormophyta adalah tanaman yang memiliki akar, batang, dan daun. Yang berarti bahwa akar, batang, dan daun memiliki bundel vaskular, sehingga tumbuhan paku juga dikenal sebagai Tracheophyta. Fosil tumbuhan paku yang ditemukan di batu sejak era karbon yakni 345 juta yang lalu.

Tumbuhan paku

Tumbuhan paku

Tumbuhan paku dapat hidup di air, daerah lembab (hygrophyte), menempel pada tumbuhan lain (ephiphyte), atau tinggal di sisa atau limbah tanaman lainnya (saprofit). Tumbuhan paku tidak menghasilkan biji tetapi menghasilkan spora. Spora yang dihasilkan oleh daun, biasanya dalam waktu kurang dari permukaan daun. Daun muda menggulung. Batang tumbuhan paku yang terletak di bawah tanah disebut rimpang. Dari rimpang akan tumbuh akar seperti rambut yang disebut akar berserat. Ada batang tumbuhan paku yang tumbuh di atas tanah, misalnya adalah tanaman pakis (Cyathea sp.).

Daun tumbuhan paku dibagi menjadi dua bagian, yaitu daun tangkai dan daun lembar. Ada daun lembar sederhana dan selembar daun yang kompleks. Dalam beberapa tumbuhan paku, ukuran daunnya berbeda. Tumbuhan paku yang memiliki daun kecil disebut mikrofil dan tumbuhan paku yang memiliki daun besar disebut makrofil. Daun tumbuhan paku yang terutama untuk menghasilkan spora disebut sporofil dan daun tumbuhan paku yang tidak menghasilkan spora disebut tropofil. Fungsi tropofil hanya untuk fotosintesis. Spora yang dihasilkan oleh tumbuhan paku yang terletak di kotak spora (sporangium). Kelompok sporangium yang mengandung sorus dalam pengelompokan di bawah daun. Sorus dilindungi oleh membran yang disebut inducium.

Akar, batang, dan daun tumbuhan paku memiliki bundel vaskular yakni xilem dan floem. Fungsi xilem untuk mengangkut air dan mineral dari tanah ke seluruh daun sedangkan floem adalah untuk mengangkut produk fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Biasanya bundel vaskular diatur konsentris, artinya xilem di tengah dan bulat yang dikelilingi oleh floem.

Artikel menarik lainnya: