Apa penyebab inflasi tinggi indonesia tahun 1945-1950

Penyebab inflasi tinggi indonesia tahun 1945-1950 adalah: a. Republik Indonesia belum memiliki mata uang sendiri sehingga pemerintah tidak dapat menyatakan bahwa mata uang pendudukan Jepang tidak berlaku. b. Beredarnya mata uang cadangan yang dikeluarkan oleh pasukan sekutu dari bank-bank yang berhasil dikuasainya untuk biaya operasi dan gaji pegawai yang jumlahnya mencapai Rp 2,3 miliar. c.

Jelaskan secara ringkas penumpasan DI/TII di Jawa Barat

Penumpasan Gerakan DI/TII di Jawa Barat memakan waktu yang lama. Baru pada tahun 1960-an, Divisi Siliwangi mulai melancarkan operasi secara sistematis dan besar-besaran dengan dibantu rakyat dalam Operasi Pagar Betis. Pada tahun 1962, gerombolan DI/TII akhirnya dapat dihancurkan. Kartosuwiryo dapat ditangkap di Gunung Geber. Ia kemudian dihukum mati. DI/TII pernah terjadi di berbagai daerah di

Sebutkan dampak positif dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959

Dampak positif dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yaitu sebagai berikut: a. Menyelamatkan negara dari ancaman perpecahan dan krisis politik berkepanjangan. b. Memberikan pedoman menggunakan UUD 1945 untuk hidup berbangsa dan bernegara. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah dekrit yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno pada 5 Juli 1959. Isi dekrit ini adalah

Sebutkan kebijakan ekonomi pemerintah pada tahun 1946 – 1950

Kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah pada tahun 1946 – 1950 adalah sebagai berikut. a. Mengadakan hubungan dagang langsung dengan luar negeri. b. Mengadakan Konferensi Ekonomi I (Februari 1946). c. Mengadakan Konferensi Ekonomi II (6 Mei 1946). d. Planning Board (Badan Perancang Ekonomi) tanggal 19 Januari 1947. e. Rencana Kasimo (Kasimo Plan). f.  Pinjaman nasional. g.

Mengapa presiden soekarno mengeluarkan dekrit presiden 5 juli 1959

Pernyataan di bawah ini merupakan alasan mengapa presiden soekarno mengeluarkan dekrit presiden 5 juli 1959. Adapun latar belakang dikeluarkannya dekrit presiden 5 juli 1959 adalah: a. Kemelut dalam konstituante membahayakan persatuan. b. Konstituante tidak lagi menyelesaikan tugasnya. c. Anjuran kembali pada UUD 1945 tidak memperoleh keputusan dari konstituante. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah dekrit