Bagaimana cara tumbuhan menyimpan cadangan makanannya

Tumbuhan yang berklorofil mempunyai kemampuan untuk membuat dan menyimpan cadangan makanannya. Ada 4 cara tumbuhan menyimpan cadangan makanannya yakni melalui akar/umbi, batang, biji dan buah.

a. Tumbuhan yang  menyimpan cadangan makanannya malalui akar, contohnya singkong, ubi jalar, talas dan kentang.
b. Tumbuhan yang  menyimpan cadangan makanannya melalui batang, contohnya tebu.
c. Tumbuhan yang  menyimpan cadangan makanannya melalui biji, seperti padi dan kacang-kacangan.
d. Tumbuhan yang  menyimpan cadangan makanannya melalui buah, seperti mangga, rambutan dan berbagai buah-buahan lainnya.

Sebagian hasil fotosintesis disimpan sebagai makanan cadangannya. Begitu juga dengan tumbuhan hijau. Pada proses fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen. Karbohidrat digunakan oleh tumbuhan hijau untuk tumbuh, memperbanyak diri, dan sebagaian  disimpan sebagai cadangan makanan.

Umbi adalah akar atau batang yang mengembung dan berisi timbunan makanan. Tumbuhan yang timbunan makanannya disimpan di dalam umbi di antaranya adalah kentang, singkong, dan ubi jalar.

Buah merupakan cadangan makanan pada tumbuhan yang menjadi makanan favorit bagi banyak orang seperti pisang, apel, jeruk, mangga, belimbing, jambu serta beragam jenis buah yang lain. Buah-buahan memiliki banyak manfaat bagi manusia dengan zat baik yang dikandungnya mulai dari vitamin juga nutrisi.

Selain manusia, hewan juga memanfaatkan tumbuhan. Bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan hewan antara lain daun, biji, bunga, dan batang. Daun dan biji umumnya dimakan oleh binatang pemakan tumbuhan (herbivora). Batang dan ranting ada yang dimakan dan ada pula yang digunakan untuk membuat sarang atau tempat tinggal. Manusia memanfaatkan tumbuhan untuk berbagai keperluan, antara lain seperti berikut

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *