Apa yang dimaksud Replikasi Virus

Replikasi virus hanya terjadi pada jaringan hidup atau sel hidup. Mengapa demikian? Apa pengertian replikasi virus tersebut? Ada berapa siklus dalam replikasi virus tersebut? Berikut penjelasannya.

Apa yang dimaksud replikasi virus? Replikasi virus merupakan proses penggandaan virusProses replikasi virus semenjak menempel pada sel inang sampai terbentuknya virus yang baru melibatkan siklus litik dan siklus lisogenik. Virus hanya dapat bereproduksi/replikasi dalam sel hidup atau jaringan hidup lain.

Replikasi virus ini merupakan proses perkembangbiakan virus. Proses replikasi virus ini dimulai sejak virus kontak dengan sel inang hingga terbentuknya virus-virus baru pada tahap akhir. Secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut: virus melekat pada sel dengan serabut ekornya → asam nukleat virus dimasukkan ke sel → bahan virus baru terbentuk → sel pecah dan keluarlah partikel-partikel virus.

Siklus Litik (Lisis) adalah siklus reproduksi atau replikasi genom virus yang pada akhirnya  menyebabkan kematian sel inang. Istilah lisis mengacu pada tahapan akhir dari infeksi, yaitu saat sel inang bakteri lisis atau pecah dan melepaskan fage yang dihasilkan di dalam sel inang tersebut. Virus yang hanya dapat bereplikasi melalui siklus lisis disebut dengan virus virulen.

Virus itu bukan sel, dan virus tidak bisa hidup sendiri begitu saja. untuk bertahan hidup, virus memilih salah satu sel untuk di tinggali dan sel itu yang disebut dengan sel inang. Sedangkan dalam struktur virus, kapsid adalah selubung protein yang melindungi bagian luar virus agar asam nukleat yg berada di dalam virus itu terlindungi.

Siklus lisogenik adalah siklus reproduksi virus selain siklus litik. Siklus lisogenik ini memiliki tahap hampir mirip dengan siklus litik. Bedanya, pada siklus lisogenik ini, sel inangnya tidak hancur tetapi virus menyisipkan asam nukleat ke sel inangnya.

 

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *