Apa yang dimaksud dengan hemolisis

Anda pernah melihat ular kobra? Bisa ular ini dapat menyebabkan terjadinya hemolisis. Apa yang dimaksud dengan hemolisis?

Hemolisis adalah proses perusakan sel-sel darah merah. Lesitinase yang terdapat dalam cairan bisa ular kobra dapat menguraikan asam lemak yang terikat pada atom karbon nomor 2 hingga terjadi lisolesitin. Senyawa ini dapat menyebabkan terjadinya hemolisis.

Hemoglobin, suatu protein gabungan yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) diubah menjadi bilirubin yang terkumpul dalam darah dan kadang-kadang dapat menimbulkan warna kuning pada kulit. Akibatnya orang akan menderita anemia, yaitu kekurangan sel darah merah dalam tubuh.

Sel darah merah (eritrosit) bentuknya seperti cakram/ bikonkaf dan tidak mempunyai inti. Ukuran diameter kira-kira 7,7 unit (0,007 mm), tidak dapat bergerak. Banyaknya kira–kira 5 juta dalam 1 mm3 (41/2 juta). Warnanya kuning kemerahan. Fungsi sel darah merah adalah mengikat oksigen dari paru–paru untuk diedarkan ke seluruh jaringan tubuh dan mengikat karbon dioksida dari jaringan tubuh untuk dikeluarkan melalui paru–paru.

Pada manusia, sel darah merah dibuat di sumsum tulang belakang, lalu membentuk kepingan bikonkaf. Di dalam sel darah merah tidak terdapat nukleus. Sel darah merah sendiri aktif selama 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan. Proses pembentukan sel darah (hemopoiesis) terjadi pada awal masa embrional (masih janin  sel atau sel paling muda), sebagian besar pada hati dan sebagian besar pada limpa.Dari kehidupan fetus hingga bayi dilahirkan.

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *