Apa yang dimaksud dengan Backcross

Ada 3 istilah yang berkaitan yakni backross, testcross dan persilangan resiprok. Apa yang dimaksud dengan backcross, testcross dan persilangan resiprok. Ketiga istilah tersebut berbeda pengertiannya yakni seperti yang dituliskan di bawah ini.

Backcross adalah persilangan antara individu F1 dengan salah satu induknya, yang betina atau yang jantan. Tujuannya untuk mengetahui genotipe induknya.

F1 : Kk  ><  induk (?)

G :   K         k

k

Hasil Kk (kuning), kk (putih)

Karena rasio fenotipe yang dihasilka adalah 1 (kuning) : 1 (putih), berarti sala satu induknya adalah putih dengan genotip kk.

Testcross (Uji Silang) adalah persilangan antara individu F1 dengan individu yang resesif. Jadi apabila kita menggunakan contoh persilangan di depan, maka pada uji silang ini kita memilih tikus jantan dari keturunan F1 dan dikawinkan dengan induk betinanya, yaitu putih hh. Tetapi andai kata induk betinanya itu tiada lagi (misalnya mati), maka kita harus mencari tikus putih lainnya (misalnya membeli di pasar hewan), karena tikus yang putih itu pasti resesif (hh).

Persilangan resiprok adalah suatu persilangan dimana sifat induk jantan dan betina bila dibolak-balik/dipertukarkan tetapi tetap menghasilkan keturunan yang sama. Persilangan resiprok mempunyai pengertian bahwa dalam suatu persilangan berlaku sama pada jenis kelamin jantan dan betina, yang berarti baik jantan maupun betina mendapatkan kesempatan sama dalam pewarisan sifat. Misalnya, persilangan antara bunga kuning dan bunga merah akan menghasilkan keturunan yang sama meskipun serbuk sari diambil dari bunga kuning atau merah.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *