Apa perbedaan antara hukum mendel I dan II

Perbedaan antara hukum mendel I dan II adalah:

Pada hukum Mendel I menyatakan bahwa dalam pembentukan sel gamet pasangan alel akan memisah secara bebas, sedangkan pada hukum Mendel II menyatakan bahwa setiap gen dapat berpasangan secara bebas dengan gen lain, namun gen untuk satu sifat tidak berpengaruh pada gen untuk sifat yang lain yang bukan alelnya.

sel gamet adalah adalah sel reproduksi (sel kelamin) yang menyatukan selama reproduksi melalui percampuran sel jantan dan sel betina untuk membentuk sel baru yang disebut zigot. Gamet jantan sperma dan gamet betina ovum (telur). Dalam tanaman bantalan benih, serbuk sari adalah jantan sperma menghasilkan gametofit. Gamet wanita yang terkandung dalam ovarium tanaman. Pada hewan, gamet diproduksi di gonad jantan dan betina. Sperma motil dan memiliki ekor seperti, proyeksi panjang disebut flagela. Ovum bagaimanapun, adalah non-motil dan relatif besar dibandingkan dengan gamet jantan.

Alel sebagai anggota dari sepasang gen yang memiliki pengaruh berlawanan. Misalnya gen B memiliki peran untuk menumbuhkan karakter pigmentasi kulit secara normal. Gen B dapat membentuk melanin karena diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. Dalam hal ini gen B menimbulkan karakter yang dominan. Apabila gen B bermutasi maka akan berubah menjadi b, sehingga pigmentasi kulit secara normal, tidak dapat dilakukan. Gen b menimbulkan karakter yang berbeda, yaitu resesif. Karakter resesif ini menumbuhkan karakter albinisme (tidak terbentuk melanin). Contoh yang lainnya, misalnya: K alelnya k, untuk rambut keriting dan lurus. H alelnya h, untuk kulit hitam dan putih dan sebagainya.

GenĀ adalah bagian kromosom atau salah satu kesatuan kimia (DNA) dalam kromosom, yaitu dalam lokus yang mengendalikan ciri genetis suatu makhluk hidup. Gen diwariskan oleh satu individu kepada keturunannya melalui suatu proses reproduksi. Dengan demikian, informasi yang menjaga keutuhan bentuk dan fungsi kehidupan suatu organisme dapat terjaga. Gen terdapat berpasangan dalam satu lokus pada kromosom homolog. masing-masing gen dalam pasangan itu disebut alel. Kedua alel dapat membawa ciri sifat yang sama atau berbeda, misalnya sifat tangkai panjang dan tangkai

Keanekaragaman gen adalah keanekaragaman yang terjadi pada individu yang sejenisĀ  dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu spesies jenis makhluk hidup. Plasma nutfah adalah jumlah semua macam gen yang terdapat dalam suatu populasi makhluk hidup. Keanekaragaman individu ditentukan oleh susunan perangkat gen, keadaan lingkungan, dan interaksi antara gen dan lingkungannya.
 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *