Apa pengertian apatride, bipatride dan multipatride

Apa pengertian apatride, bipatride dan multipatride? Ketiga istilah ini adalah berkaitan dengan kewarganegaraan seseorang. Berikut pengertian dariĀ  apatride, bipatride dan multipatride:

Apatride adalah sesorang yang tidak memiliki kewarganegaraan. Contoh apatride: seseorang keturunan bangsa A (lus soli) lahir di negara B (ius sanguinis), maka orang tersebut bukan warga negara A dan bukan warga negara B. Untuk mengatasi hal tersebut maka warga negara yang bersangkutan harus melakukan tindakan-tindakan hukum tertentu secara aktif yang disebut stelsel aktif. Sedangkan stelsel pasif adalah orang yang berada dalam suatu negara sudah dengan sendirinya dianggap menjadi warga negara tanpa harus melakukan suatu tindakan hukum tertentu.

Bipatride adalah orang yang memiliki kewarganegaraan rangkap. Contohnya: seorang keturunan bangsa C (ius sanguinis) lahir di negara D (ius soli), oleh karena ia keturunan C maka dianggap sebagai warga negara C, tetapi negara D juga mengakuinya sebagai warga negaranya karena ia dilahirkan di negara D tersebut. Dalam kasus kewarganegaraan rangkap ini, maka seorang warga negara memiliki hak opsi (hak memilih suatu kewarganegaraan atau stelsel aktif), ia juga memiliki hak repudasi (hak menolak kewarganegaraan).

Multiprade adalah seseorang yang memiliki 2 atau lebih status kewarganegaraan.

Kewarganegaraan memiliki arti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dan warga negara. Kewarganegaraan diartikan segala jenis hubungan dengan suatu negara yang mengakibatkan adanya kewajiban negara itu untuk melindungi orang yang bersangkutan. Adapun menurut Undang-Undang Kewarganegaraan Republik Indonesia, kewarganegaraan adalah segala ikhwal yang berhubungan dengan negara.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *