Apa Bedanya Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit

Campuran merupakan gabungan dari dua atau lebih zat yang tidak memperhatikan perbandingannya. Jenis campuran terdiri dari campuran homogen dan campuran heterogen. Contoh dari campuran homogen adalah larutan dan udara. Larutan merupakan campuran yang antar zat penyusunnya tidak memiliki bidang batas dan bersifat homogen di setiap bagian campuran (baik fase, komposisi, dan sifat fisis lainnya). Komponen larutan adalah pelarut (solven) dan zat terlarut (solute).

Larutan elektrolit kuat

Larutan elektrolit kuat

Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Berdasarkan daya hantarnya, larutan dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit.

Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Hal tersebut disebabkan adanya ion-ion positif dan ion-ion negatif yang berasal dari senyawa elektrolit yang terurai dalam larutan. Semakin banyak jumlah ion, semakin kuat daya hantarnya. Zat-zat elektrolit dapat digolongkan menjadi asam, basa, dan garam. Larutan elektrolitnya berupa larutan asam, larutan basa, dan larutan garam. Larutan asam jika dalam air akan melepaskan ion H+, larutan basa jika dalam air akan melepaskan ion OH-, dan larutan garam merupakan larutan yang tersusun dari ion logam & ion sisa asam (gabungan kation dari basa dan anion dari asam).
Contoh ionisasi larutan elektrolit :
HCl(aq) → H+(aq) + Cl-(aq) (Asam)
KOH(aq) → K+(aq) + OH-(aq) (Basa)
NaCl(aq) → Na+(aq) + Cl-(aq) (Garam)

Berdasarkan daya hantar listrik, larutan elektrolit dibagi menjadi dua sebagai berikut.
Larutan elektrolit kuat, yaitu larutan elektrolit dengan daya hantar listrik besar sehingga menyebabkan nyala lampu terang. Contoh: larutan asam kuat (HCl, HBr, H2SO4, HNO3), basa kuat (LiOH, NaOH, KOH, Ba(OH)2), asam-asam oksihalogen (HClO, HlO, HClO3, HIO4), dan garam-garam (NaCl, KCl).
Larutan elektrolit lemah, yaitu larutan elektrolit dengan daya hantar listrik lemah/kecil, sehingga menyebabkan nyala lampu redup atau hanya timbul gelembung gas saja. Contoh: CH3COOH, Al(OH)3,

Larutan Nonelektrolit

Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik yang dikarenakan zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral (tidak terurai menjadi ion-ion) yang tidak bermuatan listrik. Contoh: larutan gula (C12H22O11), urea (CO(NH2)2), dan etanol (C2H5OH).

Pada larutan elektrolit terdapat ion-ion yang berbeda muatan dan bergerak bebas. Bila arus listrik dihubungkan, kation bergerak menuju katode dan anion bergerak menuju anode sehingga arus listrik mengalir dalam sistem tersebut. Larutan elektrolit yang menghubungkan kedua elektrode tersebut dapat membuat aliran listrik dalam rangkaian sehingga larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik. Jika semua ion larutan telah berubah menjadi partikel netral, maka tidak ada partikel negatif maupun positif yang memberikan atau menerima elektron, sehingga tidak dapat lagi menghantarkan arus listrik.

Senyawa yang larutannya dapat menghantarkan arus listrik berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar, karena senyawa-senyawa tersebut dapat terionisasi saat dilarutkan dalam air.

Senyawa Ion

Senyawa ion tersusun dari ion-ion yang bentuknya padat dan kering. Ion-ion penyusun senyawa ion dalam pelarutnya akan bergerak bebas sehingga larutan ion dapat menghantarkan arus listrik. Senyawa ion dalam bentuk kristal, ion-ionnya tidak dapat bergerak bebas sehingga tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Semua senyawa ion yang larut dalam air tergolong elektrolit kuat, baik senyawa basa maupun garam. Contoh:
Natrium klorida (NaCl)
Kalium klorida (KCl)
Natrium hidroksida (NaOH)
Kalium hidroksida (KOH)
Barium hdroksida (Ba(OH)2

Senyawa Kovalen Polar

Senyawa kovalen polar apabila dilarutkan kedalam air akan terurai menjadi ion-ion. Hal tersebut disebabkan oleh ikatan kovalen pada senyawa tersebut mudah putus dalam pelarut air dan menghasilkan ion-ion.
Contoh:
Asam klorida (HCl)
Asam sulfat (H2SO4)
Asam asetat (CH3COOH)
Amonia (NH3)
Asam Nitrat (HNO3)

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *