Apa akibatnya jika larangan impor diberlakukan suatu negara

Jika larangan kebijakan impor diberlakukan, yang terjadi adalah naiknya harga produk yang dilarang di dalam negeri dan konsumsi masyarakat terhadap produk yang terkena larangan impor akan menurun.

Jadi akibatnya jika larangan impor diberlakukan suatu negara adalah harga barang naik, produksi dalam negeri meningkat, dan jumlah barang di pasar turun

Perdagangan internasional adalah kegiatan jual beli barang atau jasa yang dilakukan oleh dua atau lebih negara untuk memenuhi kebutuhan bersama. Berdasarkan pengertian tersebut, dapat kita ketahui dua kegiatan dalam perdagangan internasional, yaitu kegiatan membeli barang atau jasa ke luar negeri atau kegiatan menjual barang atau jasa ke luar negeri. Kegiatan menjual barang ke luar negeri disebut dengan ekspor sedangkan kegiatan membeli barang dari luar negeri disebut impor. Pelaku ekspor disebut eksportir dan pelaku impor disebut importir.

Ekspor adalah penjualan barang ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas dan syarat penjualan lainnya yang telah disetujui oleh pihak eksportir dan importir. Proses ekspor pada umumnya adalah tindakan untuk mengeluarkan barang atau komoditas dari dalam negeri untuk memasukannya ke negara lain. Ekspor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. Ekspor adalah bagian penting dari perdagangan internasional.

Banyak orang atau juga lembaga yang membeli barang luar negeri untuk dijual lagi di negaranya. Kegiatan tersebut disebut dengan impor, serta orang atau lembaga yang melakukan impor tersebut disebut dengan importir. Importir tersebut melakukan kegiatan impor dikarenakan menginginkan laba. Kegiatan dari impor dilakukan apabila harga barang yang bersangkutan di luar negeri itu lebih murah. Harga yang lebih murah itu dikarenakan antara lain: 1) negara penghasil memiliki sumber daya alam yang lebih banyak, 2) negara penghasil tersebut dapat memproduksi barang dengan biaya yang murah, dan 3) negara penghasil tersebut dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak.

 

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *