Pengertian dan Jenis Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. Sistem pengukuran internasional untuk energi adalah Joule (J), dinamai oleh James Joule. Dia adalah ilmuwan yang untuk pertama kalinya menunjukkan aturan bahwa kerja atau usaha dapat dikonversi menjadi panas. Setiap bentuk energi dapat diubah menjadi bentuk lain. Proses transformasi energi juga dikenal sebagai konversi energi. Jenis energi Jenis

Pengertian DNA dan Fungsi DNA

DNA atau Deoxyribo Nucleic Acid atau Asam deoksiribo nukleat merupakan suatu molekul besar yang komples dan terdiri dari dua pita panjang yang saling melilit/berpilin membentuk heliks ganda ( double helix ). James Watson dan Francis Crick (Inggris) pada tahun 1953 pertama kali mengenalkan model struktur DNA. Makhluk hidup di dalam nukleusnya terdapat DNA sebagai pembawa

Penemuan Proton dan Percobaannya

Proton ditemukan pertama oleh Eugene Goldstein, seorang ahli fisika dari jerman. Goldstein menemukan proton melalaui percobaan tentang muatan positif dalam atom dengan menggunakan tabung yang menyerupai tabung sinar katode pada tahun 1886.Tabung ini dikenal dengan tabung Crooks. Goldstein mengisi tabung Crooks dengan gas hidrogen bertekanan rendah,kemudian menghubungkan kedua elektrodenya dengan listrik bertekanan tinggi. Ia mengamati

5 Jenis Antibodi beserta Fungsinya

Antibodi merupakan protein. Antibodi berikatan dengan protein yang lainnya (antigen) yang ditemukan di dalam tubuh. Molekul protein pada permukaan bakteri atau virus berperan sebagai antigen. Antibodi merupakan bagian yang berperan di dalam pertahanan tubuh. Antibodi dapat menghambat partikel-partikel virus. Untuk menginfeksi saluran sel, virus pertama-tama harus bisa mengenali sel inangnya. Protein dari virus mencocokkan bentuknya dengan

Klasifikasi Bakteri

Bakteri dibagi menjadi dua subkingdom yaitu Archaeobacteria dan Eubacteria. Archaeobacteria Archaeobacteria (Archaios = purba kala) merupakan jasad yang diperkirakan mempunyai nenek moyang berasal dari jasad pada masa dahulu kala. Archaeobacteria termasuk bakteri yang tipikal serta tidak mempunyai nukleus dan organela lain yang memiliki membran. Archaeobacteria tidak mempunyai peptidoglikan di dalam dinding selnya dan dapat hidup